Solusi Burung Peliharaan Terbaik Di Indonesia
Home » » Membedakan Anis Merah Terotolan Jantan Vs Betina

Membedakan Anis Merah Terotolan Jantan Vs Betina

Akhir-akhir ini kecenderungan sobat kicaumania untuk memelihara burung sejak masih anakan atau trotolan makin tinggi. Beberapa penggemar burung mengaku lebih senang merawat burung yang masih berusia trotolan, dengan alasan prospek ke depan sebagai burung lomba lebih bagus. Selain itu, mental dan suara isiannya lebih lengkap daripada memelihara burung muda hutan, apalagi yang sudah dewasa.

Salah satu yang banyak dicari saat ini adalah anis merah trotolan. Bagaimana cara merawat anis merah trotolan, berikut ini beberapa tips yang mungkin berguna bagi Anda.


Selain anis merah, beberapa jenis burung lain yang banyak dicari untuk dipelihara sejak anakan / trotolan adalah murai batu, kacer, anis kembang, jalak suren, dan cendet.

Problem utama yang dihadapi adalah tidak adanya jaminan / garansi mengenai jenis kelamin burung. Kecuali apabila Anda membelinya dari pedagang yang sudah menjadi langganan, dan memang piawai melakukan sexing. Atau lebih baik lagi jika membelinya dari penangkar yang mau memberi garansi soal jenkel (jenis kelamin).

Memilih dan membedakan jenis kelamin AM  trotolan

Di pasaran, mungkin kita pernah melihat pedagang burung yang menjual beberapa ekor anakan anis merah dalam satu kandang. Kita memang tertarik untuk membeli, apalagi harga yang ditawarkan cukup masuk akal untuk burung seumuran tersebut. Namun terkadang kita terbentur pada ketidakyakinan apakah burung tersebut jantan atau betina.

Untuk membantu Anda, berikut ini beberapa panduan dalam memilih anis merah trotolan yang diprediksi berjenis kelamin jantan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengamati ujung sayapnya.

Pada AM trotolan betina, ada sedikit noda / bercak berwarna kekuningan di sekitar sayapnya. Warna kekuningan bisa sangat jelas, bisa juga tidak terlalu jelas. Untuk mengetahui lebih pasti, Anda harus membuka sayap burung dan mengamati bagian sayapnya seperti dalam gambar berikut.

Secara umum, warna kuning pada AM trotolan betina akan terlihat di antara 5 helai bulu sayap seperti gambar di atas. Tapi terkadang bisa saja warna kuning tersebut terdapat di kelimanya, atau hanya pada 1-2 helai saja.

Pada AM trotolan jantan, tidak dijumpai adanya warna kuning. Jadi metode ini cukup efektif dalam membedakan AM trotolan betina dan jantan. Namun metode ini hanya bisa dilakukan jika burung masih berusia di bawah 3-4 bulan, alias belum belum berganti bulu dewasa.

Untuk burung yang sudah berganti bulu dewasa, atau sudah berwarna merah, sexing bisa dilakukan dengan cara meraba supit udang.

Selain metode di atas, kita boleh mengabaikan beberapa metode yang selama ini dijadikan panduan oleh banyak penggemar burung seperti kepala cepak, paruh tebal, mata melotot dan sebagainya. Sebab, tengara ini bukan patokan umum dalam penentuan jenis kelamin, melainkan katuranggan dalam memilih anis merah yang diprediksi memiliki prospek.

Semoga Bermanfaat

Thanks for reading & sharing Forum Hobi Burung

Previous
« Prev Post